Jumat, 11 Mei 2012

Dream

what do you think about "dream" ? image? fiction ? or etc .
dream .. a dream is something we hope is still alive . a purpose in life. 
encourage us to do something about anything. let me show something about a wonderful dream . 
a beautiful dream, a dream that everyone expected, a dream that when we get there will not be paid or replaced by anything on earth. you want to know what it is?
when we can live the dream and at the end of our lives, we can be placed in heaven, along with the best people and choices. That's a dream come true

Me, You , And the others 

        Me , you and the other . we just a bunch of human who are assigned only to be a leader and help each other . how wonderful to live without war, war with each others. but in fact , many of us unwittingly make war . me , you and others . we just need to keep the earth and its contents very well, startingfrom ourselves to fix it all then it will have an impact for all.many things we can learn from each other, learn to understand each other not only for yourself but also others. me, you and the others , we just like a tree, if there is one other part of the diseased or damaged other parts should be bound to feel the same. me, you and the others , we can make all the dreams we have when we are together and have a strong intention for it.this is about "me,you and the others" . come on make something impossible become possible :)
Antara Tragedi Sukhoi di Gunung Salak & Garuda 152 di Sibolangit



Jakarta Dunia kedirgantaraan Indonesia kembali berduka karena tragedi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. Sebelumnya, di Indonesia juga pernah terjadi tragedi serupa yang menimpa pesawat Garuda Indonesia 152 yang menabrak tebing di Sibolangit, Sumatera Utara (Sumut).

Apakah penyebab kecelakaan Sukhoi sama dengan penyebab kecelakaan GA 152 di Sibolangit? Dari wikipedia, kecelakaan GA 152 di Sibolangit diketahui akibat miskomunikasi antara ATC dengan pilot yang menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung. Pesawat tersebut meledak dan terbakar, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

Pada Kamis (10/5/2012) petang kemarin, Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi, dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusumah, mengatakan Sukhoi mengalami kecelakaan pada ketinggian 5.800 kaki dan dan berada di tebing dengan kemiringan 85 derajat.

"Saya pastikan tadi pagi sesudah kami menemukan lokasi, kami yakinkan bahwa pesawat sudah terjadi kecelakaan," jelas Tatang.

"Jadi dia seperti Controlled Flight Into Terrain (CFIT) pada ketinggian 5.800 feet, itu sangat tinggi, pada kemiringan 85 derajat," imbuh Tatang.

Controlled Flight Into Terrain adalah sebuah istilah yang artinya sebuah pesawat yang laik terbang dan tidak mengalami kerusakan serta di bawah kendali pilotnya, tanpa sengaja terbang dan menabrak terrain/daratan, obstacle/penghalang, atau air. Penerbangnya biasanya tidak sadar sampai akhirnya terlambat untuk menghindar. 

Analisa tentang kecelakaan itu lantas bertebaran, mulai mempertanyakan rute joyflight yang tidak lazim karena menuju ke arah gunung, pilot meminta izin dari 10 ribu ke 6 ribu kaki di wilayah Gunung Salak, sinyal darurat yang tidak berfungsi hingga sinyal telepon genggam yang menyala. 

Belakangan diketahui, rute joyflight itu atas permintaan pilot yang sudah dikoordinasikan oleh PT Trimarga Rekatama, agen Sukhoi di Indonesia. Jadi, rute itu pun tidak serta merta diputuskan mendadak. Rute itu sudah didiskusikan lebih dahulu. Para penerbang ini juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Mengenai berbagai analisa yang bertebaran itu, KNKT tidak mau berspekulasi sampai investigasi selesai.

"Menabrak atau tidak akan ada investigasi sendiri. Itu kelihatannya kami belum menemukan tanda-tanda badan pesawat pecah beberapa bagian. Kami juga belum bisa memastikan penyebab. Itu yang akan kami cari tahu. Mengenai kenapa pesawat bisa turun, nah bagaimana izinnya dan lain-lain itu yang akan kami cari tahu ," jelas Tatang.

CFIT itulah yang terjadi saat Garuda Indonesia GA 152 bernomor registrasi PK-GAI tujuan Jakarta-Medan menabrak tebing atau gunung di Sibolangit pada 26 September 1997. Pesawat saat itu menancap pada tebing yang nyaris 90 derajat, sekitar pukul 13.30 WIB.

Menurut situs airdisaster.com, pesawat berjenis Airbus300-220 itu menabrak tebing, patah dan terbakar. Ada miskomunikasi antara Air Traffic Controller (ATC) dan pilot saat itu, yaitu antara 'Left' dan 'Right'. Saat itu GA 152 hendak mendarat ke Bandara Polonia, Medan. Cuaca saat itu dilaporkan terbatas, hanya 600-800 meter karena terhalang asap dari kebakaran hutan.

Ada kebingungan petugas ATC apakah GA 152 itu membelok ke kiri atau ke kanan. Hanya 10 detik setelah mengkonfirmasi, pesawat itu menabrak tebing di daerah berhutan. Serpihan ditemukan di dekat Desa Pancur Batu, 3 ribu kaki di atas permukaan laut. Sekitar 222 penumpang dan 12 awak tewas.

Entah mengapa, tak ada laporan final KNKT soal GA 152 di situsnya. Padahal laporan final kecelakaan pesawat Silk Air di Sungai Musi yang terjadi setelah kecelakaan itu pada 19 Desember 1997 sudah dipublikasikan pada 14 Desember 2000.

Namun, dari situs avweb.com, didapat transkrip rekaman dari menara ATC dengan pilot GA 152. Berikut potongan rekaman percakapan itu pada detik-detik Garuda menabrak tebing:

ATC:GIA 152, turn right heading 046 report established localizer

GIA 152: Turn right heading 040 GIA 152 check established.

ATC: Turning right sir.

GIA 152: Roger 152.

ATC: 152 Confirm you're making turning left now?

GIA 152: We are turning right now.

ATC:152 OK you continue turning left now.

GIA 152: A (pause) confirm turning left? We are starting turning right now.

ATC: OK (pause) OK.

ATC: GIA 152 continue turn right heading 015.

GIA 152: (scream) Allahu akbar! (Translation: God is great!) 
8 Jenazah Korban Sukhoi Ditemukan Tidak Utuh , Termasuk Pilot

Jakarta Tim SAR dari Prajurit Marinir Pasmar-2 berhasil menemukan 8 -- dari 12 -- jenazah korban pesawat komersial Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah tersebut dalam proses evakuasi. Berdasarka rilis yang dikirim kepadadetikcom, Jumat (11/5/2012), Mabes Marinir mengatakan, 8 jenazah tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.20 WIB di koordinat 8896.4086 oleh tim pertama dari Tim SAR Marinir Dpp.
Letkol Mar Oni Juniato yang ikut dalam tim SAR, menyebutkan jenazah dalam keadaan tidak utuh termasuk pilot pesawat naas tersebut.

"Masih banyak korban lain dan serpihan-serpihan pesawat, evakuasi mengalami kesulitan karena medan sulit berupa jurang dan tebing yang curam," kata Oni.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo memastikan sudah ada 12 jenazah yang ditemukan. Proses evakuasi masih berlangsung.
78 Ahli Rusia Datang Bantu Investigasi  Kecelakaan Sukhoi

Jakarta Komunikasi antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semalam langsung ditindaklanjuti. 78 Ahli dari Rusia akan membantu investigasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. "Tim dari Rusia sudah datang kemarin dan sudah mulai bekerja, bertemu dengan instansi Indonesia, Basarnas dan KNKT. Sudah ada persiapan tindakan-tindakan bersama. Pesawat tadi malam dan besok. Pesawat yang pertama membawa 41 ahli. Pesawat yang kedua 37 orang dari Rusia," jelas perwakilan KNKT Rusia. Hal itu disampaikan perwakilan KNKT Rusia dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (11/5/2012).

Sesuai dengan peraturan dan prosedur, mereka akan bekerja sepanjang 12 bulan mengambil semua langkah yang diperlukan.

Sementara Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander A Ivanov mengatakan para ahli dari Rusia akan membawa peralatan lengkap untuk keperluan investigasi. 

"Saya perlu sampaikan bahwa dari pemerintah Rusia sungguh-sungguh ingin menyelesaikan dan membantu invstigasi dalam beberapa waktu akan datang pesawat dari Rusia akan datang dengan perlengkapan dalam rangka investigasi kita kerja sama ini kita lakukan agar betul-betul tuntas," jelas Ivanov.
Selamat Dari Tragedi Sukhoi Karena Sholat Zuhur




Beberapa penumpang yang namanya telah ada di manifes Sukhoi Superjet 100, batal ikut menumpang joy flight Sukhoi Superjet 100 yang hilang di Gunung Salak. Mereka batal menumpang karena waktu penerbangan mepet dengan solat zuhur.

"Memang untuk daftar manifes itu sudah didaftar dan ada beberapa orang di dalam daftar itu yang tidak jadi," tutur perwakilan dari PT Tri Marga Rekatama, Sunaryo, dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/5/2012) malam.

Trimarga Rekatama merupakan perusahaan yang menjadi perantara antara Sukhoi dengan sejumlah maskapai calon pembeli produk pesawat dari perusahaan asal Rusia itu.

"Mereka tidak ikut karena nanggung untuk melaksanakan salat zuhur, nanti akan tertinggal pesawat," papar Sunaryo. Sebaliknya, mereka yang sedianya tidak masuk daftar terbang, ada yang masuk menjadi penumpang.

Dalam kesempatan ini, PT Trimarga Rekatama memastikan di joy flight kedua pesawat ini, ada 50 orang yang diangkut.

"Flight kedua bawa 42 undangan dan 8 kru. Total pesawat tersebut membawa 50," kata Sunaryo.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Marsdya Sudaryatmo mengatakan pesawat berangkat pukul 14.12 WIB menuju Pelabuhan Ratu. Dan mulai hilang kontak pukul 14.33 WIB. 

Kamis, 10 Mei 2012

Pariwisata Mesir Bnagkit Kembali Tahun Ini



Menteri Pariwisata Mesir, Mounir Fakhry Abd ElNour, optimistis pariwisata negerinya akan bangkit kembali pada musim semi 2012. Dia menarget 14,7 juta wisatawan akan datang tahun ini.

“Target antisipasi 14,7 juta wisatawan tahun ini. Jumlah yang sama pada tahun 2010 - tahun sebelum revolusi rakyat menggulingkan pemerintah Mesir,” kata Mounir Fakhry dikutip Arabianbusiness, Selasa, (8/5/2012). 

"Kuartal pertama tahun ini menyaksikan pertumbuhan 40 persen dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu," tambahnya.

2010 pariwisata dihasilkan sekitar USD12,5 miliar yang kemudian merosot menjadi USD9,8 miliar tahun 2011 dan menurun hingga USD8,8 miliar.  “Saya bertujuan untuk mengambalikan jumlah wisatawan 14,7 juta orang,” katanya.

Mounir menjelaskan, pertumbuhan angka pariwisata akan didorong sejumlah proyek, pembukaan kembali pesiar Nil dari Kairo ke Aswan dan menawarkan penerbangan charter bersama dengan operator wisata.

Namun, Mounir memperkirakan pemilu selama musim panas akan berdampak terhadap pariwisata. "Pertumbuhan akan melambat pada bulan Mei dan Juni karena ada pemilihan presiden. Tetapi setelah bulan itu akan terjadi kenaikan," katanya.

Pariwisata merupakan 11,3 persen dari PDB Mesir dan layanan terbesar negara Afrika Utara ekspor, yang mewakili 49 persen dari seluruh ekspor jasa.

Jumlah tertinggi wisatawan yang datang berasal dari Rusia sebanyak 2,8 juta orang, Inggris 1,5 juta orang, dan Jerman 1,3 juta orang. Jumlah itu menyusut pada tahun 2011 menjadi Rusia 1,85 juta orang, Inggris 1,2 juta orang, dan Jerman hanya 1 juta orang